Suatu hari, ada seorang pelaut yang terkenal. Ia sudah mengarungi seluruh perairan di dunia. Bertahun - tahun ia mengarungi samudera, berjuta - juta pelabuhan ia singgahi, namun tidak pernah ia bertahan lebih dari sekedar makan atau memenuhi kebutuhan hidupnya di laut untuk beberapa bulan. Ia memiliki harta yang berlimpah, mungkin membeli dunia pun, ia mampu. Hingga akhirnya, pada suatu hari, ia singgah di sebuah pelabuhan sederhana.
Once upon a time, there's a tree, a lonely tree. She always cries out loud for a friend that could keep her company. As an answer for her prayers, Wind came by, and asked her :
"Why do you cry?", he asks
"I have nobody, can you please be my friend and play with me?", asks Tree to Wind
Cinta. Sebuah kata sakral namun tidak begitu suci lagi di
kalangan masyarakat. Sebuah ungkapan yang hampir nyerempet agamis, karena dipercaya dan dipuja. Sebuah anekdot,
tentang memperhalus penjelasan, mengapa ketika seorang laki – laki sanggup
berhujan – hujanan mengantarkan makanan ke seorang perempuan.