Tampilkan postingan dengan label Romance. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Romance. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Juni 2016

Izinkan Aku Merindukan Rindu


Tahukah kamu,
wahai Rindu.
Bahwa sang Jarak
tak bisa lagi
melarangku
merindukanmu

Tahukah kamu,
wahai Rindu.
Bahwa sang Waktu
mulai jengah
mengingatkanku berhenti
merindukanmu

Tahukah kamu,
wahai Rindu.
Bahwa sang Logika
sudah menyerah kalah
tak lagi peduli kalau aku
merindukanmu

Maka
izinkan aku,
Wahai Rindu,
Untuk sekali ini lagi,
merindukanmu.

Brahmani Dewa Bajra

Senin, 18 Januari 2016

Di Sana


Pagi ini aku terbangun
Hampir 4 tahun lamanya aku tertidur
Aku tertidur dimana, tanyamu?
Di dalam roket, jawabku
Roketku yang ada di Planet-Entah-Apa

Minggu, 26 April 2015

Rindu



Tidak ada di senja ini
yang merindu melebihi rinduku

yang melebihi
Rinduku pada senyummu yang membuatku rindu padamu

Brahmani Dewa Bajra

Rabu, 03 September 2014

Percakapan Sunyi Pagi Buta


Pagi itu buta
Pukul entah berapa aku berkelana
Mencoba terjaga
Lebih pagi dari unggas tak tahu jenis apa

Minggu, 06 April 2014

Senyum yang Dilarutkan Hujan, Dilamunkan Malam


Senja itu aku terbangun
dari tidur panjangku
Entah kenapa
Terlintas sekelebat senyuman khas
yang dulu sering kudamba

Selasa, 11 Maret 2014

Hate


Don't you know that I hate everything about you?
I hate the way you talk
I hate the way you chew
I hate the way you laugh
I hate the way you smile
I hate the way you made me miss you

Rabu, 18 Desember 2013

Untukmu yang Pagi Itu Mengenakan Kerudung Abu - Abu


Pagi ini subuh mendelik. Kita berbagi sepiring sahur yang sejak pukul lima pagi itu sudah dihidangkan langit timur dan adzan surau, tanpa kita pesan. 
Lagi-lagi, temaram menjadi awal kecurigaan dari gejala musim yang ditakutkan langit. Berapa banyak lagi sajak yang harus kutulis di linimasaku pagi ini? 
Untuk menghargaimu, atau untuk melibatkan diri masuk dalam putaran indah yang dibuat oleh waktu. 
Tangan kita saling menggenggam, memang. 
Duduk berhadapan, mendatangkan tafsir yang tak janggal untuk beberapa pasang mata yang memandang. 
Kita adalah sepasang butir embun yang tak membutuhkan apa-apa, 
saat itu.

Rabu, 11 Desember 2013

Alegori Tembok Batu


Aku adalah sebuah tembok batu
Tertahan dan tertambat entah sejak kapan
Terdiam dan berdiri entah sampai kapan
yang kutahu, aku rindu telapak tangan
Gadis buta yang merabaku
mencari cintanya

Minggu, 08 Desember 2013

Langit Mendung dan Pintu yang Tidak Kunjung Terbuka


Di luar langit sedang mendung
Entah apa yang aku nanti
Terduduk dan termenung
Seperti menanti matahari 
yang tidak kunjung kemari

Senin, 25 November 2013

Huruf Pertama

Awalnya hanya klise biasa
Keputusan yang mendorongku untuk berkarya
Untuk siapa, entah aku tak menyadarinya

Cukup kata - kata dan frasa manis
Ingin aku sampaikan kepada entah siapa
Naskah demi naskah aku publikasikan
Tanpa peduli akan ada yang peduli atau tidak
Aku ingin menjadi naif, senaif senyum tiap puisiku

Ketika di kemudian hari
Aku bertemu denganmu
Memperjelas tujuan hidup dan puisiku
Untukmu, kuberikan huruf pertama tiap bait puisi ini

Brahmani Dewa Bajra

Evergrowing Questions


One morning I wondered
Along with the whirring sound of my coffee grinder
Along with the chirping sounds of birds
Along with the music on my radio
I asked myself before I go...
Are you here?


Jumat, 27 September 2013

Dear, M


Dengan kalimat apa aku menuliskan arti hadirmu? 
Sebagai debar yang tiba-tiba gemetar untuk mengharapmu 
atau rindu yang diam-diam menggebu?

Kamis, 26 September 2013

Kamis, 19 September 2013

Meja Makan Malam Ini



Senja ini aku bermandikan asap dan keringat
Bergumul di dapur kehidupan yang seakan senang
Melihat aku yang terlihat kusam dan pekat
Melihat aku yang termenung tidak tenang

Minggu, 14 Juli 2013

Wishing Upon The Moon


Somehow beneath this moonlight
I began to pray
and wish this moment never ends
but somehow everything that starts
bind to end
Somehow
I'm wishing upon the moon
to stay

Minggu, 16 Juni 2013

Jangan Salahkan Angin


Jangan salahkan angin
Yang meniupkan debu debu
dan membuatmu menangis
Karena angin tidak pernah
Meniupkan harapanmu
Hingga tanpa sadar kau menangis
Tanpa harapan

Senin, 06 Mei 2013

Gaze


Stay a while
I'm gazing the way you move
From far
Never look back since then
I won't have to wonder the words again

Stay a while
I'm still gazing the way you move
From far
Seems right to my head
I won't have to wonder the world again

But lights go down
Curtain falls
and that's how the story ends
Thus, the day goes by
When I realize these gazes are over do

Stay a while
I'm taking my final gaze
From far
Always look back since then
Even when I don't need to wonder

And do it all again

Brahmani Dewa Bajra
(Inspired by Gaze - Adhitia Sofyan)

Kamis, 21 Maret 2013

Cinta, Kenangan, dan Bawang

Apa itu cinta?
Pertanyaan ini mungkin tidak dapat dijawab
Karena cinta itu tidak definitif
Cinta itu perjalanan

Apa itu kenangan?
Pertanyaan ini mungkin tidak dapat dijawab
Karena kenangan itu tidak definitif
Kenangan itu perjalanan

Selasa, 12 Maret 2013

Mendung


Hari ini langit mendung
Mungkin ia sedang bingung
Bilamana ia harus murung
Sementara dunia masih termenung

Hari ini hujan jatuh paling jauh
Tapi kita jatuh paling dalam
Sebab itu kamu percaya
Sebaiknya tidak hujan hari ini

Hari ini lembab di sisi rumah
Tembok rumah semakin menipis
Mengelupaskan kulit - kulit cat
Mengelupaskan warna - warna yang konon
Cantik bagai cinta

Maka aku bertanya padamu
di Hari yang Mendung ini
"Boleh kusimpan mendung ini 
untuk meletakkan perasaan - perasaan
yang tak punya tujuan?"

Brahmani Dewa Bajra


Kamis, 21 Februari 2013

Rectoverso : A Short Note From The Novel


"Catatan ini adalah sebuah catatan biasa
Hasil dari sebuah karya luar biasa
Catatan ini adalah buah perenungan 
Hasil dari sebuah pohon fiksi penuh romansa
Catatan ini adalah hasil diri sendiri yang berupa ranting
Hasil dari sebuah pohon yang tumbuh selayaknya cinta"